TANGERANG,Detikfaktual.com – Teror pocong yang belakangan membuat gaduh masyarakat di wilayah Tangerang mendapat perhatian aparat kepolisian. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya.
“Jadi jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya,” ujar Indra.
Berdasarkan hasil penelusuran sementara pihak kepolisian, aksi teror pocong tersebut diduga dijadikan modus kejahatan oleh kelompok pencurian atau perampokan dengan cara menakut-nakuti warga.
Menurutnya, situasi panik dan rasa takut masyarakat dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak pidana.
“Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” katanya.
Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, Polresta Tangerang melalui personel Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan perangkat lingkungan akan meningkatkan patroli di kawasan permukiman warga, terutama pada malam hingga dini hari.
Selain itu, masyarakat juga diajak kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) atau ronda malam sebagai langkah antisipasi menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
“Kami juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali ronda atau siskamling. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” jelasnya.
Pihak kepolisian memastikan masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait viralnya isu teror pocong tersebut guna mengungkap pihak yang terlibat serta motif di balik aksi tersebut.
Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau hal-hal yang meresahkan di lingkungan sekitar, termasuk melalui layanan call center 110.
“Kami tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya serta apa motif sebenarnya,” pungkas Indra.
Sumber: Antara
(Rn)








Komentar
Silakan login untuk berkomentar.