Sampah Menumpuk di Pintu Air Bojong Renged Tangerang, Warga Keluhkan Bau dan Pemandangan Kumuh

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto sampah yang menumpuk di bantaran kali Parimeter

Foto sampah yang menumpuk di bantaran kali Parimeter

TANGERANG,Detikfaktual.com – Tumpukan sampah di kawasan pintu air Bojong Renged, Kabupaten Tangerang, tepatnya di pertigaan Parimeter Utara, dikeluhkan warga sekitar. Kondisi sampah yang menumpuk di bantaran kali dinilai mengganggu kenyamanan serta merusak pemandangan di jalur utama menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Berdasarkan pantauan di lokasi, sampah terlihat menggunung di sepanjang bantaran kali. Tumpukan tersebut didominasi sampah rumah tangga dan material plastik.

Selain menimbulkan bau menyengat, kondisi itu juga membuat aliran kali menyempit dan kawasan jalan utama menuju Bandara Soetta tampak terlihat kumuh.

Baca Juga :  Pemkot Jakbar Layangkan SP3 ke Pihak yang Klaim Jalan di Kapuk, Penertiban Segera Dilakukan

Salah seorang warga, Pitung, mengaku terganggu dengan aroma tidak sedap yang berasal dari tumpukan sampah tersebut. Menurutnya, sampah sudah lama menumpuk dan hingga kini belum dilakukan pembersihan secara maksimal.

“Baunya menyengat sekali, apalagi kalau siang hari. Sampahnya juga sudah lama menumpuk dan belum dibersihkan,” ujar Pitung kepada detikfaktul, Rabu (27/5/2026).

Ia berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan pembersihan serta mengambil langkah penanganan agar sampah tidak terus menumpuk di aliran kali tersebut.

Baca Juga :  Truk Parkir di Badan Jalan Peternakan sebabkan Kemacetan Hingga Jalan Daan Mogot

Selain meminta pemerintah turun tangan, Pitung juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke aliran kali yang dapat memperparah pencemaran lingkungan.

“Tolong lah buat pemerintah diperhatikan itu sampahnya dan buat masyarakat juga tolong kesadarannya, jangan buang sampah di aliran kali,” pungkasnya.

(Deri)

Berita Terkait

Pemkot Jakbar Layangkan SP3 ke Pihak yang Klaim Jalan di Kapuk, Penertiban Segera Dilakukan
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Apresiasi Kortastipidkor Usut Korupsi Batu Bara
Lurah Selembaran dan Satpol PP Disorot, Bangunan Diduga Langgar PBG Belum Dihentikan
Demi Kembalikan Fungsi Fasos-Fasum, Tujuh Bangunan Liar di Kampung Bali Ditertibkan
Bangunan Gudang di Kosambi Diduga Menyimpang dari PBG, Lurah Selembaran dan Satpol PP Saling Lempar
Ketua PWGK Kresek Alex: Warta Kota Award 2026 Jadi Bukti Keberhasilan Program Pendidikan Pemkab Tangerang
Wali Kota Jakbar Apresiasi Progam Konseling BPN, Dua Warga Cengkareng Terima Sertifikat Tanah
Peredaran Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cengkareng Kian Terbuka, Warga Tergiur Harga Murah

Komentar

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 04:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Apresiasi Kortastipidkor Usut Korupsi Batu Bara

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:02 WIB

Lurah Selembaran dan Satpol PP Disorot, Bangunan Diduga Langgar PBG Belum Dihentikan

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:46 WIB

Demi Kembalikan Fungsi Fasos-Fasum, Tujuh Bangunan Liar di Kampung Bali Ditertibkan

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:38 WIB

Bangunan Gudang di Kosambi Diduga Menyimpang dari PBG, Lurah Selembaran dan Satpol PP Saling Lempar

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:10 WIB

Ketua PWGK Kresek Alex: Warta Kota Award 2026 Jadi Bukti Keberhasilan Program Pendidikan Pemkab Tangerang

Berita Terbaru