Roti buaya menjadi salah satu elemen penting dalam prosesi pernikahan adat Betawi

Sabtu, 25 Januari 2025 - 02:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Detikfaktual.com-Makanan khas Betawi yang berbentuk buaya sering dibawa oleh pengantin laki-laki untuk diberikan kepada pengantin wanita. 

Kue ini merupakan salah satu hidangan
dalam tradisi pernikahan adat Betawi, yang melambangkan ketahanan dan keberanian 
dalam membina rumah tangga.
Roti yang memiliki bentuk seperti buaya dan menjadi bagian dari prosesi pernikahan adat Betawi. Kue ini memiliki makna simbolis yang dalam, mencerminkan harapan agar pasangan pengantin selalu kuat dan langgeng dalam menjalani kehidupan berumah tangga. 
Roti hantaran pernikahan Betawi memang memiliki sejarah yang menarik. Sebelumnya, simbol buaya dalam pernikahan adat Betawi tidak berbentuk roti, melainkan berupa pohon kelapa atau kayu yang dianyam sedemikian rupa hingga menyerupai bentuk buaya. 
Simbol buaya ini memiliki makna yang sangat dalam, yaitu sebagai lambang ketahanan, kesetiaan, dan keberanian dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
Perkembangan roti buaya sendiri menjadi salah satu adaptasi yang lebih praktis dan mudah diterima, namun makna simbolisnya tetap dijaga. 

Roti buaya menjadi salah satu elemen penting dalam prosesi pernikahan adat Betawi, yang menunjukkan tradisi yang terus berkembang namun tetap mempertahankan nilai-nilai budaya betawi.

Roti buaya dibuat sepasang, yaitu buaya jantan dan betina. Buaya jantan biasanya dibuat lebih besar daripada buaya betina, yang melambangkan kesetiaan, kebersamaan, dan keseimbangan dalam hubungan pernikahan.
Buaya jantan yang lebih besar melambangkan peran suami sebagai pelindung, 
sementara buaya betina yang lebih kecil menggambarkan peran istri
yang mendampingi dan mendukung suaminya. 
Baca Juga :  Sebanyak 81 Rumah Warga Kurang Mampu Di Wilayah Kecamatan Johar Baru Akan Ditata

Berita Terkait

Pemkot Jakbar Layangkan SP3 ke Pihak yang Klaim Jalan di Kapuk, Penertiban Segera Dilakukan
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Apresiasi Kortastipidkor Usut Korupsi Batu Bara
Ketua PWGK Kresek Alex: Warta Kota Award 2026 Jadi Bukti Keberhasilan Program Pendidikan Pemkab Tangerang
Peredaran Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cengkareng Kian Terbuka, Warga Tergiur Harga Murah
Sudis Tamhut Lakukan Penopingan di Jalan Kali Baru Timur, SDA Segara Keruk Kali Cengkareng Drain
Ketegangan Selat Hormuz Kembali Memanas usai Kapal Kargo Diberondong di Pantai Oman
Hendra Primitif Sentil Pejabat: Jangan Minta Rakyat Taat Hukum Jika Sendiri Kebal Aturan
Soal Perizinan Penurunan TC di Jaksel Disorot, Kasatlantas Jaktim: Sudah Koordinasi dengan Jakarta Selatan

Komentar

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 04:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Apresiasi Kortastipidkor Usut Korupsi Batu Bara

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:10 WIB

Ketua PWGK Kresek Alex: Warta Kota Award 2026 Jadi Bukti Keberhasilan Program Pendidikan Pemkab Tangerang

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:08 WIB

Peredaran Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cengkareng Kian Terbuka, Warga Tergiur Harga Murah

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:30 WIB

Sudis Tamhut Lakukan Penopingan di Jalan Kali Baru Timur, SDA Segara Keruk Kali Cengkareng Drain

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:31 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Kembali Memanas usai Kapal Kargo Diberondong di Pantai Oman

Berita Terbaru