ACEH, DETIKFAKTUAL — Presiden Prabowo Subianto meninjau wilayah terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12). Kedatangan Kepala Negara menggunakan helikopter yang mendarat di Lapangan Sepak Bola Bima Patra Bukit Rata, usai lepas landas dari Pangkalan TNI AU Soewondo, Medan.
Dari helipad, rombongan langsung bergerak menuju posko pengungsian di kawasan Jembatan Aceh Tamiang. Sepanjang perjalanan, kerusakan akibat banjir terlihat mencolok: endapan lumpur masih menutup sebagian badan jalan, pepohonan mengering, serta sejumlah titik permukiman yang belum pulih.
“Saya datang sesuai janji saya. Waktu itu Tamiang masih terputus. Saya janji mau nengok beliau,” ujar Presiden.
Setibanya di posko, Prabowo disambut anak-anak pengungsi yang menyanyikan ucapan selamat datang. Presiden kemudian mengecek posko kesehatan, berbicara dengan warga yang tengah berobat, serta berdialog dengan tenaga medis di lokasi.
Presiden juga meninjau permukiman di bawah jembatan yang terdampak paling parah. Sisa banjir bandang masih terlihat jelas: rumah-rumah dipenuhi lumpur tebal, potongan kayu dan puing bangunan berserakan, hingga barang rumah tangga yang terseret arus.
Di area pengungsian, sejumlah anak menghampiri untuk berjabat tangan. Presiden membalas dengan memeluk dan menggendong beberapa dari mereka. Warga turut menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Presiden sebelum ia melanjutkan peninjauan.
Kondisi kota di sekitar lokasi bencana pun menjadi sorotan. Tanah liat yang mengering berubah menjadi debu pekat yang menempel di jalan, dinding rumah, hingga kendaraan warga.
Dalam kunjungan ini Presiden didampingi para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dan Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi.
(rd)








Komentar
Silakan login untuk berkomentar.