Manipulasi Status Penyelesaian Laporan JAKI Direspons Stafsus Gubernur DKI Jakarta

Minggu, 5 April 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tangkapan layar status manipulasi laporan JAKI (akun medsos @seinsh)

Foto tangkapan layar status manipulasi laporan JAKI (akun medsos @seinsh)

JAKARTA, Detikfaktual.com –  Usai viral adanya dugaan manipulasi status penyelesaian laporan warga terkait parkir liar melalui aplikasi JAKI direspons Staf Khusus (Stafsus) Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo.

Melalui komentarnya di media sosial, Yustinus menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap dugaan adanya manipulasi dalam status penyelesaian laporan warga melalui JAKI. Ia menegaskan, praktik semacam itu tidak seharusnya terjadi dalam sistem pelayanan publik.


“Baik, akan saya tindak lanjuti. Mestinya tidak demikian. Saya akan minta dicek, dan jika terbukti ada respons palsu, tentu akan diperiksa serta dikenai sanksi,” ujar Yustinus melalui komentarnya dimedsos, Minggu (5/6/2026).

Baca Juga :  Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis di Sultra, Ini Speknya


Selain itu, Yustinus juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila respons yang diberikan sebelumnya dirasa lambat atau tidak memuaskan.

Kasus ini mencuat setelah seorang warga curhat di media sosial soal penanganan parkir liar di wilayahnya. Dalam aduannya, warga tersebut mengaku telah berupaya menegur langsung pelaku di lapangan, namun tidak membuahkan hasil.

Karena tidak mendapatkan respons dari pemilik kendaraan yang parkir sembarangan, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kelurahan. Namun, laporan tersebut diduga tidak ditindaklanjuti.

Merasa tidak mendapat solusi, warga kemudian melaporkan kembali melalui aplikasi JAKI. Namun alih-alih mendapatkan penyelesaian, warga justru kembali kecewa karena respons petugas di lapangan diduga memanipulasi status penyelesaian laporan.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi sistem pengaduan layanan publik serta pengawasan petugas dilapangan.

(Rwn)

Baca Juga :  Polri Bersama BI Botasupal Musnahkan Uang Palsu

Berita Terkait

Pascabencana, Pemerintah Anggarkan Rp100 Triliun hingga 2028
Menteri HAM Pigai Larang Polisi Tembak Begal, Hotman Paris: Apa Anda Cocok jadi Menteri?
Komisi III DPR RI Dukung Polri Tindak Tegas Pelaku Begal
Ulama Ancam Serang Kota Isreal dan Ibu Kota Negara Teluk Persia
Peserta UKW Angkatan ke-65 Ikuti Pembekalan Profesionalisme Wartawan di Jakarta Pusat
Koalisi Pengemudi Logistik Gelar Safari Aspirasi, Pihak Kantor Staf Presiden Siap Kawal hingga Tingkat Eksekutif
Forkopimko Jakbar Gelar “Ngopi” Kamtibmas, Perkuat Sinergi Antar Istansi
Pos Jaga Satpas SIM Daan Mogot Ludes terbakar

Komentar

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:45 WIB

Pascabencana, Pemerintah Anggarkan Rp100 Triliun hingga 2028

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:33 WIB

Komisi III DPR RI Dukung Polri Tindak Tegas Pelaku Begal

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:38 WIB

Ulama Ancam Serang Kota Isreal dan Ibu Kota Negara Teluk Persia

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:14 WIB

Peserta UKW Angkatan ke-65 Ikuti Pembekalan Profesionalisme Wartawan di Jakarta Pusat

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:43 WIB

Koalisi Pengemudi Logistik Gelar Safari Aspirasi, Pihak Kantor Staf Presiden Siap Kawal hingga Tingkat Eksekutif

Berita Terbaru

Foto Istimewa Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja di Bandung

Nasional

Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja di Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:18 WIB

Sejumlah barang bukti yang diamankan dari para pelaku saat melakukan pembacokan brutal terhadap dua pemuda di kawasan Fly Over Taman Cibodas, Jatiuwung, Kota Tangerang, Jumat (22/5/2026). Dok.istw

Peristiwa

Polisi Tangkap Geng Motor Pelaku Pembacokan di Tangerang

Senin, 25 Mei 2026 - 22:24 WIB