HIKMAHBUDHI Audiensi dengan Bupati Tangerang, Soroti Guru Agama hingga Infrastruktur

Kamis, 30 April 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus HIKMAHBUDHI saat melakukan audiensi dengan Bupati Tangerang, membahas isu keagamaan, pendidikan, lingkungan, serta infrastruktur di Kabupaten Tangerang

Pengurus HIKMAHBUDHI saat melakukan audiensi dengan Bupati Tangerang, membahas isu keagamaan, pendidikan, lingkungan, serta infrastruktur di Kabupaten Tangerang

TANGERANG,Detikfaktual.com – Pengurus Himpunan Mahasiswa Buddhis (HIKMAHBUDHI) menggelar audiensi dengan Bupati Tangerang. Kegiatan ini sebagai silaturahmi dan menjalankan peran agent of control. Fokusnya berbagai persoalan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Dalam pertemuan tersebut, HIKMAHBUDHI menyampaikan sejumlah isu strategis. Isu mencakup aspek keagamaan, pendidikan, hingga persoalan umum daerah. Dari sisi keagamaan, mereka menyoroti kondisi umat Buddha. Jumlahnya diperkirakan sekitar 80.000 jiwa di Kabupaten Tangerang. Namun, belum ada guru ASN untuk pendidikan agama Buddha. Kondisi ini terjadi terutama di sekolah negeri.

Akibatnya, penyelenggara Buddha merangkap tugas sebagai tenaga pengajar. Mereka berpindah dari satu sekolah ke sekolah lain. Selain itu, sekitar 40 rumah ibadah belum terdaftar resmi. Kendala administratif menjadi penyebab utama masalah tersebut. Hal ini dinilai perlu perhatian serius pemerintah daerah.

Di sektor pendidikan, HIKMAHBUDHI mendorong dukungan untuk STABN Sriwijaya. Dukungan diharapkan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Hal ini terkait rencana transformasi menjadi institut. Perubahan membutuhkan penguatan kelembagaan. Sarana prasarana juga perlu ditingkatkan. Kualitas pendidikan harus ikut diperbaiki.

Baca Juga :  Polsek Pakuhaji Tangkap Pengedar Obat Keras Ilegal di Kampung Sukawali

Persoalan lingkungan dan infrastruktur turut menjadi sorotan. Masalah sampah masih ditemukan di sejumlah ruas jalan. Kondisi ini berdampak pada kebersihan lingkungan. Dampaknya juga menyentuh kesehatan masyarakat. Selain itu, truk tambang sering melanggar aturan. Pelanggaran terkait jalur dan operasional. Hal ini membahayakan pengguna jalan. Kondisi infrastruktur juga semakin memburuk.

Isu banjir di beberapa wilayah juga dibahas dalam audiensi. HIKMAHBUDHI menyatakan kesiapan untuk terlibat langsung. Mereka ingin membantu penanganan di lapangan. Langkah ini sebagai kontribusi nyata pemuda.

Ketua PC HIKMAHBUDHI Tangerang Selatan, Trio Anggara, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan wujud kepedulian generasi muda terhadap daerahnya.

“Kami hadir tidak hanya untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga ingin menjadi bagian dari solusi. Sebagai putra daerah, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal dan mendorong kemajuan Kabupaten Tangerang, baik dari sisi keagamaan, pendidikan, maupun lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC HIKMAHBUDHI Kabupaten Tangerang, Wahyu Triyono, berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan secara konkret.

Baca Juga :  Geger Seorang Pria di Tahan Gegara Nabrak Bebek Viral di Medsos,Pemilik Minta Ganti Kambing Ternyata Lelucon

“Kami berharap apa yang kami sampaikan dapat menjadi perhatian serius, mulai dari kebutuhan guru agama Buddha, legalitas rumah ibadah, hingga persoalan sampah, truk tambang, dan banjir yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tangerang menyambut baik berbagai masukan. Ia menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti. Perhatian akan ditingkatkan pada isu yang disampaikan. Fokus mencakup keagamaan, pendidikan, lingkungan, dan infrastruktur.

Audiensi ini diharapkan menjadi momentum kolaborasi. Pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dapat bekerja bersama. Tujuannya mewujudkan Kabupaten Tangerang yang lebih tertata. Wilayah juga diharapkan lebih inklusif dan berkeadilan.

(TP/RWN)

Berita Terkait

1.350 Rumah di Jakarta Barat Diusulkan Masuk Program BSPS, 900 Unit Lolos Verifikasi Awal
Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya
Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri
Dishub Jakbar Gelar Operasi Penertiban Parkir-Jukir Liar di Kalideres
Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi Mulai 10 Juni 2026, BBM Subsidi Tetap
OJK Berlakukan Penyesuaian Status Tabungan dan Giro, Ini Klasifikasinya
Kerena Utang 30 Juta Pria di Tangerang Disekap 17 Jam, Kaki dan Tangan Diikat
Sampah Menumpuk di Bojong Renged, Warga: Dimana Pemerintah Kabupaten Tangerang

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:07 WIB

1.350 Rumah di Jakarta Barat Diusulkan Masuk Program BSPS, 900 Unit Lolos Verifikasi Awal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:41 WIB

Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:24 WIB

Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:58 WIB

Dishub Jakbar Gelar Operasi Penertiban Parkir-Jukir Liar di Kalideres

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:29 WIB

Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi Mulai 10 Juni 2026, BBM Subsidi Tetap

Berita Terbaru

Truk tronton amblas dikapuk raya (Foto:Detikfaktual/Rudi)

Peristiwa

Kronologi Truk Tronton Bermuatan Besi Amblas di Kapuk Raya

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:37 WIB

Polres Metro Tangerang Kota memburu jaringan penadah sepeda motor hasil curian. Kasus ini terungkap setelah personel kepolisian menangkap seorang pelaku yang hendak menjual kendaraan curian tersebut di wilayah Lebak, Banten.

Hukum & Kriminal

Polres Tangkot Buru Jaringan Penadah Motor Curian

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:27 WIB