Jalur Alternatif Ada, Pemotor Tetap Lawan Arus di Cengkareng

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto puluhan pemotor melawan arus abaikan keselamatan diri dipintu air Ring Road, Cengkareng (Dok.KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo))

Foto puluhan pemotor melawan arus abaikan keselamatan diri dipintu air Ring Road, Cengkareng (Dok.KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo))

JAKARTA,Detikfaktual.com – Puluhan sepeda motor masih nekat melawan arah di pertigaan Jalan Kamal Raya – Ring Road Cengkareng, Jakarta Barat. Pelanggaran tersebut kerap terjadi karena pengendara ingin mempersingkat waktu tempuh menuju arah Cengkareng ataupun Kapuk.

Para pemotor mengaku memilih melawan arus lantaran jarak putaran balik dinilai terlalu jauh. Meski berisiko membahayakan keselamatan, sebagian pengendara tetap memilih mengambil jalan pintas di lokasi tersebut.

Kanit Lantas Polsek Cengkareng, AKP Yeni, mengatakan pengendara sebenarnya dapat melintas melalui jalur di sekitar Perumahan KFT tanpa harus melawan arus.

Baca Juga :  Berawal dari Ojol, Polisi Berhasil Mengungkap Peredaran Narkoba

“Sebenarnya bisa mereka masuk lewat dalam melalui jalan di sebelah SMPN 108 melalui Perumahan KFT, nanti tembus keluar di Ruko 1000, bisa putar balik tanpa harus lawan arah,” kata AKP Yeni dikutip dari Kompas (12/5/2026).

Menurut Yeni, aksi melawan arus terjadi karena rendahnya kesadaran pengendara terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Ia menyebut para pengendara cenderung tertib hanya ketika ada petugas berjaga di lokasi.

Baca Juga :  Sopir Logistik Curhat Barcode MyPertamina Dipakai Orang Lain, Sulit Dapat Biosolar Subsidi di Sumut

“Kami selalu jaga di sana, tapi seperti kucing-kucingan dengan petugas. Saat dijaga petugas enggak ada yang berani melawan arus. Tapi kami juga harus berjaga di titik lain, tidak bisa terus di satu lokasi,” ujarnya .

Pelanggaran melawan arus tersebut tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengendara lain. Selain itu, kondisi itu turut mengganggu kelancaran arus lalu lintas dari arah Cengkareng menuju Kapuk Kayu Besar.

 

Sumber: Kompas.com

Berita Terkait

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Pedongkelan, Lurah Kapuk Turun Langsung
Ahli Waris Gelar Aksi di Balai Kota, Desak Pemprov DKI Tuntaskan Ganti Rugi Lahan di Kapuk
Wali Kota Jakbar Iin Mutmainah Dorong Kolaborasi Pelaku Usaha dan Warga di Tambora
Proyek Urukan Diduga Serobot Fasum di Kapuk Dihentikan
Rumah Warga Cengkareng Timur Ludes Dilalap si Jago Merah, Lima unit Mobil Pemadam di Kerahkan
Bripka Arya Supena Gugur setelah di Tembak Pelaku Curanmor
Ada Truk Pecah Ban di Atas Flay Over Pesing, Jalan Daan Mogot Sempat terjadi Kemacetan
Polsek Pakuhaji Tangkap Pengedar Obat Keras Ilegal di Kampung Sukawali

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:32 WIB

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Pedongkelan, Lurah Kapuk Turun Langsung

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:54 WIB

Ahli Waris Gelar Aksi di Balai Kota, Desak Pemprov DKI Tuntaskan Ganti Rugi Lahan di Kapuk

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:45 WIB

Jalur Alternatif Ada, Pemotor Tetap Lawan Arus di Cengkareng

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:48 WIB

Wali Kota Jakbar Iin Mutmainah Dorong Kolaborasi Pelaku Usaha dan Warga di Tambora

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:46 WIB

Proyek Urukan Diduga Serobot Fasum di Kapuk Dihentikan

Berita Terbaru

Proyek dikapuk diduga Serobot lahan Fasum di hentikan

Berita

Proyek Urukan Diduga Serobot Fasum di Kapuk Dihentikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:46 WIB