JAKARTA,Detikfaktual.com – Presiden Xi Jinping menegaskan bahwa hubungan China dan Amerika Serikat harus dibangun atas dasar kemitraan dan kerja sama, bukan persaingan yang berpotensi memperburuk stabilitas global.
Hal itu di sampaikan Xi saat membahas hubungan bilateral kedua negara. Dalam pernyataannya, ia menilai China dan AS memiliki lebih banyak kepentingan bersama dibandingkan perbedaan yang ada.
Ia menekankan bahwa keberhasilan satu negara seharusnya menjadi peluang bagi negara lainnya untuk berkembang bersama.
“Kesuksesan satu negara adalah peluang bagi negara lainnya, dan hubungan bilateral yang stabil bermanfaat bagi dunia. Kita harus menjadi mitra, bukan saingan,” ujar Xi, dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026) waktu setempat.
Ia juga menyoroti pentingnya saling mendukung demi mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama di tengah perubahan global yang semakin kompleks.
Menurutnya, China dan AS perlu menemukan pola hubungan baru yang tepat bagi dua negara besar di era modern.
“Kita harus saling membantu untuk berhasil dan sejahtera bersama, serta menemukan cara yang tepat bagi negara-negara besar untuk menjalin hubungan baik satu sama lain di era baru,” katanya.
Xi Jinping menyatakan optimismenya terhadap peluang dialog strategis antara kedua negara, khususnya dalam membahas isu-isu besar yang memengaruhi kepentingan nasional masing-masing maupun stabilitas dunia internasional.
Ia berharap komunikasi dan kerja sama yang dibangun dapat menjadi pijakan penting dalam menentukan arah baru hubungan China-AS ke depan.
“Saya menantikan diskusi kita mengenai isu-isu besar yang penting bagi kedua negara kita dan dunia, serta bekerja sama untuk menentukan arah dan mengemudikan kapal raksasa hubungan Tiongkok-AS,” ungkapnya
Lebih lanjut, Xi berharap tahun 2026 dapat menjadi momentum bersejarah yang membuka babak baru hubungan bilateral antara Tiongkok dan Washington di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.
(Ags)








Komentar
Silakan login untuk berkomentar.