Terungkap Motif Majikan Tikam Satpam Di Bogor

Minggu, 19 Januari 2025 - 01:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Sering pulang larut malam anak majikan tikam satpam dengan pisau hingga tewas diruang satpam.Jumat (17/1/2025).

insiden tragis anak majikan menikam seorang satpam hingga tewas, karena tidak terima korban melaporkan anak majikan tersebut kepada ibunya yang sering pulang larut malam. 

Satpam Septian diketahui berjaga di rumah mewah di Jalan Lawang Gintung, Bogor Selatan.

Septian setiap harinya harus mencatat siapa saja yang keluar masuk ke rumah mewah tersebut.

Baca Juga :  Forkopimko Jakbar Gelar “Ngopi” Kamtibmas, Perkuat Sinergi Antar Istansi

Septian beberapa malam mencatat anak majikannya yang sering pulang larut malam.

Kemudian Septian melaporkan catatan ke majikannya Farida felix yang merupakan seorang pengacara.

Setelah menerima laporan ,atas laporan tersebut septian,Abraham ditegur Farida Felix.

Abraham merasa heran,Farida Felix ibunya bisa mengetahui kalau dia sering pulang malam.

Karena tidak terima dan emosi malam itu terjadi cekcok antara Abraham dan Satpam Septian.

Kompol Aji Rinaldi Nugroho Mengungkapkan “Abraham kena omel ibunya. Ditegur lah dia karena sering pulang malam,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Aji Riznaldi Nugroho.

Baca Juga :  Polsek Grogol Petamburan Ungkap Kasus Penyalahgunaan dan Peredaran Sabu, Pelaku di Amankan Beserta Barang Bukti

Abraham kemudian menikam Septian dengan pisau diruang satpam karena tikaman itu Septian terluka parah dibagian perut hingga tewas.

Polisi mengungkap motif sementara anak majikan yang membunuh satpam rumahnya di Kota Bogor karena sakit hati.korban kerap mengadu ke ibu tersangka.

(red)

Berita Terkait

Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya
Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri
Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi Mulai 10 Juni 2026, BBM Subsidi Tetap
OJK Berlakukan Penyesuaian Status Tabungan dan Giro, Ini Klasifikasinya
Kerena Utang 30 Juta Pria di Tangerang Disekap 17 Jam, Kaki dan Tangan Diikat
Judul Berita Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terlibat Korupsi MBG, Hoaks
Penyaluran Dana SPPG Dihentikan, BGN Tegaskan Hoaks
BGN Perkuat Tata Kelola dan Penajaman Sasaran Program MBG

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:41 WIB

Riko Ginting Soroti Kasus MBG, Kejaksaan Diminta Bongkar Setiap Nama yang Disebut Sony Sonjaya

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:24 WIB

Aksi BEM UI yang Tertahan di Jalan Jenderal Sudirman Mulai Membubarkan diri

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:29 WIB

Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi Mulai 10 Juni 2026, BBM Subsidi Tetap

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:06 WIB

OJK Berlakukan Penyesuaian Status Tabungan dan Giro, Ini Klasifikasinya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:22 WIB

Kerena Utang 30 Juta Pria di Tangerang Disekap 17 Jam, Kaki dan Tangan Diikat

Berita Terbaru

Truk tronton amblas dikapuk raya (Foto:Detikfaktual/Rudi)

Peristiwa

Kronologi Truk Tronton Bermuatan Besi Amblas di Kapuk Raya

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:37 WIB

Polres Metro Tangerang Kota memburu jaringan penadah sepeda motor hasil curian. Kasus ini terungkap setelah personel kepolisian menangkap seorang pelaku yang hendak menjual kendaraan curian tersebut di wilayah Lebak, Banten.

Hukum & Kriminal

Polres Tangkot Buru Jaringan Penadah Motor Curian

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:27 WIB