JAKARTA, Detikfaktual.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Senin (20/4/2026).
Turut hadir mendampingi, Bupati Bener Meriah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran jajaran pemerintah pusat dan daerah ini menegaskan komitmen bersama dalam mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh untuk memastikan percepatan penanganan dampak bencana, pemulihan infrastruktur, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.
Agenda diawali dengan peninjauan Jembatan Bailey di Desa Karang Rejo, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Dalam kesempatan tersebut, Mendagri melihat langsung kondisi jembatan darurat yang menjadi akses vital mobilitas warga pascabencana.
Selanjutnya, rombongan menuju Hunian Sementara (Huntara) Tunyang di Kecamatan Timang Gajah. Di lokasi ini, Mendagri bersama Wakil Gubernur Aceh menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat korban bencana.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan tetap terpenuhi.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi sinkhole di ruas Jalan Simpang Balik–Blang Mancung, Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Titik ini menjadi perhatian serius karena berdampak terhadap konektivitas dan akses transportasi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, pemerintah menegaskan pentingnya percepatan penanganan kerusakan infrastruktur akibat bencana, termasuk langkah mitigasi lanjutan guna mencegah risiko yang lebih besar.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta pemerintah kabupaten/kota agar seluruh proses penanganan bencana, mulai dari masa darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, dapat berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran.
Kunjungan Mendagri bersama Wakil Gubernur Aceh ini menjadi sinyal kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merespons bencana, sekaligus memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat di wilayah terdampak.*
(Aan)









