Proyek Bangunan di Kapuk Diduga Serobot Fasum Menuai Sorotan Publik

Kamis, 7 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Proyek pembangunan yang diduga menyerobot fasilitas umum di Jalan Peternakan III, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat

Foto Proyek pembangunan yang diduga menyerobot fasilitas umum di Jalan Peternakan III, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat

JAKARTA,Detikfaktual.com – Proyek pembangunan yang diduga menyerobot fasilitas umum di Jalan Peternakan III, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menuai sorotan warga.

Warga mempertanyakan penggunaan sebagian badan jalan yang diduga dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi sebagai akses keluar masuk bangunan ruko.

“Ini buat jalan masuk ke tempat dia, tapi ngecornya tinggi banget sampai ke jalan. Ini kan jalan umum, kenapa dipakai buat pribadi,” ujar salah seorang warga kepada media, Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pekerja terlihat melakukan pengurugan di sebagian badan jalan yang biasa digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari. Kondisi urugan tampak lebih tinggi dari permukaan jalan sekitar.

Baca Juga :  Demi Kembalikan Fungsi Fasos-Fasum, Tujuh Bangunan Liar di Kampung Bali Ditertibkan

Tim media kemudian mencoba meminta keterangan terkait legalitas dan perizinan proyek pengurugan yang rencananya akan dibeton tersebut.

Wakil mandor proyek Dali saat dikonfirmasi mengatakan, pekerjaan tersebut dilakukan langsung oleh pemilik tanpa menggunakan pemborong proyek.

“Ini enggak ada pemborongnya jadi dari bos langsung, istilahnya hanya pekerja harian kantor. Kalau pemborong (proyek) ya gak gini, kalau ini ya kerja sehari  Rp150.000,100.000,”kata Dali kepada media ,Kamis (7/5/2026).

Meski begitu, Dali mengaku tidak mengetahui secara rinci terkait luas bangunan maupun izin resmi proyek tersebut. Ia menyebut pihaknya sudah izin RT, RW setempat.

“Kalau soal izinnya berapa (Luas) terus yang dibangun berapa bangunannya saya enggak tau,”katanya.

Ia menjelaskan, pengurugan tersebut dibuat sebagai akses masuk ke dalam ruko. Nantinya, area di depan bangunan itu disebut akan diurug dan dicor beton secara keseluruhan.

Baca Juga :  Jejak Rekening Mencurigakan, Polisi Tangkap Aliran Dana Bandar Narkoba Ko Erwin

Sementara itu, petugas keamanan proyek bernama Wito menyebut pihak kecamatan hingga Pemerintah Kota Jakarta Barat disebut telah mengetahui adanya proyek pengurugan dan bangunan tersebut.

“Untuk izin proyek bangunan dari Haji Usman, pihak kecamatan dan wali kota sudah pada tahu,”katanya.

Namun saat ditanya, ia tidak menjelaskan siapa sosok haji Usman yang disebut-sebut orang kecamatan.

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Kapuk M. Arief Budiman mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.

“Saya konfirmasikan ke Citata dan Sudin Perumahan,” singkatnya saat dikonfirmasi media.

(Rwn)

Berita Terkait

Dibubarkan Polisi, Puluhan Pelajar Hendak Tawuran Kabur Tinggalkan 8 Celurit di Tangerang
Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral
KDM Murka Minta Oknum Dishub Bekasi yang Viral Pungli Sopir 3,7 Juta Dipecat Tak Hormat
Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan
Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas
KPAI Soroti Anak Terduga Pencuri Ayam Tewas Diamuk Massa di Bali
Rieke Diah Pitaloka Soroti Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali
Guncang GBK The Virgin Meriahkan LokaryaFest 2026

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:49

Dibubarkan Polisi, Puluhan Pelajar Hendak Tawuran Kabur Tinggalkan 8 Celurit di Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:44

Sopir Angkutan Barang Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Kadishub Usai Dugaan Pungli Viral

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:37

KDM Murka Minta Oknum Dishub Bekasi yang Viral Pungli Sopir 3,7 Juta Dipecat Tak Hormat

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:36

Ketua PWI DKI Jakarta Resmi Lantik Bambang, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Wartawan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:30

Marak Aksi Tawuran dan Curanmor Kapolsek Ajak Warga Kelapa Indah Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Barang bukti 1.000 butir obat keras jenis Hexymer, 1.500 butir jenis Tramadol yang disita dari peredaran ilegal kawasan Cengkareng (Foto.ANTARA)

Hukum & Kriminal

Polisi Gagalkan 2.500 Butir Obat Keras Ilegal di Cengkareng

Rabu, 5 Agu 2026 - 08:37