Masyarakat Yang Punya Historis Kredit Tidak Lancar Masih Mendapat Fasilitas Kredit

Selasa, 14 Januari 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta -Riwayat kredit yang buruk atau adanya tunggakan dalam SLIK sering kali menjadi alasan bagi bank atau lembaga keuangan lainnya untuk menolak pengajuan KPR, meskipun calon debitur sudah memenuhi syarat lainnya. 

Hal ini menjadi tantangan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah, terutama bagi mereka yang sebelumnya memiliki masalah keuangan atau kesulitan dalam mengelola utang. 

Namun, beberapa inisiatif untuk memperbaiki akses terhadap kredit rumah, seperti program pemerintah yang membantu pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga :  PSTI Sampaikan Apresiasi dan Kritik Konstruktif Usai Kekalahan Timnas Indonesia dari Arab Saudi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) bukan sebagai faktor utama dalam pemberian kredit. Artinya, masyarakat yang memiliki historis kredit tidak lancar dalam SLIK masih mampu mendapat fasilitas kredit.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan bahwa Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) berfungsi untuk meminimalisir masalah informasi yang tidak seimbang (asymmetric information) antara lembaga keuangan dan peminjam. 

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Kerahkan 4.531 Personel Gabungan Pengamanan Aksi Buruh di DPR

Mahendra menekankan SLIK bukan merupakan satu-satunya faktor yang menentukan dalam pemberian kredit dan pembiayaan itu.

“Tidak terdapat ketentuan OJK yang melarang pemberian kredit atau pembiayaan untuk debitur yang memiliki kredit dengan kualitas non-lancar, termasuk apabila akan dilakukan penggabungan fasilitas kredit atau pembiayaan lain, khususnya untuk kredit dan pembiayaan dengan nominal kecil,” ujarnya, Selasa (14/1/25).

Berita Terkait

Gegara Sedot Bensin ke Drigen Sambil Merokok Angkot Terbakar di Kapuk Raya
Pascabencana, Pemerintah Anggarkan Rp100 Triliun hingga 2028
Menteri HAM Pigai Larang Polisi Tembak Begal, Hotman Paris: Apa Anda Cocok jadi Menteri?
Komisi III DPR RI Dukung Polri Tindak Tegas Pelaku Begal
Ulama Ancam Serang Kota Isreal dan Ibu Kota Negara Teluk Persia
Peserta UKW Angkatan ke-65 Ikuti Pembekalan Profesionalisme Wartawan di Jakarta Pusat
Koalisi Pengemudi Logistik Gelar Safari Aspirasi, Pihak Kantor Staf Presiden Siap Kawal hingga Tingkat Eksekutif
Forkopimko Jakbar Gelar “Ngopi” Kamtibmas, Perkuat Sinergi Antar Istansi

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:41 WIB

Gegara Sedot Bensin ke Drigen Sambil Merokok Angkot Terbakar di Kapuk Raya

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:04 WIB

Menteri HAM Pigai Larang Polisi Tembak Begal, Hotman Paris: Apa Anda Cocok jadi Menteri?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:33 WIB

Komisi III DPR RI Dukung Polri Tindak Tegas Pelaku Begal

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:38 WIB

Ulama Ancam Serang Kota Isreal dan Ibu Kota Negara Teluk Persia

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:14 WIB

Peserta UKW Angkatan ke-65 Ikuti Pembekalan Profesionalisme Wartawan di Jakarta Pusat

Berita Terbaru

Foto Istimewa Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja di Bandung

Nasional

Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja di Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:18 WIB

Sejumlah barang bukti yang diamankan dari para pelaku saat melakukan pembacokan brutal terhadap dua pemuda di kawasan Fly Over Taman Cibodas, Jatiuwung, Kota Tangerang, Jumat (22/5/2026). Dok.istw

Peristiwa

Polisi Tangkap Geng Motor Pelaku Pembacokan di Tangerang

Senin, 25 Mei 2026 - 22:24 WIB