Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyoroti masalah ketimpangan sosial saat menjadi khatib salat Idul Adha 1446 Hijriah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Jumat (6/6). Anies mengungkapkan, ibadah Idul Adha bersamaan dengan puncak ibadah haji di Tanah Suci Mekkah.
Menurutnya, jutaan manusia berpakaian ihram di Tanah Suci berkumpul dengan penuh kesetaraan.
“Tak ada pembesar dan rakyat kecil, tak ada kaya tak ada miskin, hanya semua manusia di hadapan Allah,” kata Anies saat menyampaikan khutbah.
Anies lantas mengisahkan seorang cendekiawan muslim abad ke-14, Ibnu Khaldun dalam karya legendarisnya, kitab Muqaddimah yang menuliskan bahwa ‘ketidakadilan akan menghancurkan peradaban’. Menurutnya, Ibnu Khaldun mampu menafsirkan fenomena masyarakat dalam membaca perjalanan sejarah.
la menyatakan, dalam karyanya Ibnu Khaldun menyebutkan bahwa dinasti-dinasti besar atau kota-kota besar saat itu runtuh, bukan karena serangan musuh, tapi karena ketimpangan sosial.
“Ibnu Khaldun mengamati bagaimana dinasti-dinasti besar runtuh, kesimpulannya bukan karena serangan musuh, sesungguhnya runtuh karena ketimpangan internal yang tidak pernah diatasi,” papar Anies.
Karena itu, ia mengingatkan membangun kota berkeadilan bukan hanya sekadar angan-angan. Tetapi bisa dimulai dengan langkah nyata, dengan memberikan kesetaraan sesama masyarakat.
“Mulai dari memberi akses yang sederhana kesetaraan untuk pendidikan dan kesehatan bagi seluruh warga,” pungkasnya.
(Asp)








Komentar
Silakan login untuk berkomentar.