Warga Kapuk Keluhkan Pohon Sukun Berbahaya Yang Kerap Menjatuhkan Buah ke Jalan

Minggu, 19 Oktober 2025 - 04:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon Sukun Berbahaya Kerap Menjatuhkan Buah ke Jalan di Kapuk. (Foto.Istiemewa)

Pohon Sukun Berbahaya Kerap Menjatuhkan Buah ke Jalan di Kapuk. (Foto.Istiemewa)

JAKARTAWarga di kawasan Jalan Kali Baru Timur, RT 003 RW 10, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, mengeluhkan keberadaan pohon sukun besar di tepi jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Pohon yang tampak sudah tidak lagi subur itu diketahui kerap menjatuhkan buah ke badan jalan. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mencelakai pejalan kaki maupun pengendara yang melintas di bawahnya.

“Pohon enggak subur, buahnya sering jatuh, apalagi kalau angin kencang. Kami khawatir kena orang atau kendaraan yang lewat,saya berharap pohon berbahaya segera ditebang,” ujar seorang warga setempat, Minggu (19/10/2025).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Siap Memberi Makan Semua Anak-anak Indonesia


Selain buah yang kerap rontok, bagian batang dan ranting pohon sukun itu juga tampak menyentuh kabel lampu penerangan jalan umum (PJU). Warga menilai hal ini menambah risiko bahaya, terutama saat cuaca hujan atau berangin.

Rianti (45), warga Kapuk Pulo yang hampir setiap hari melintas di jalan tersebut, mengaku sempat nyaris tertimpa buah sukun yang jatuh di depannya secara tiba-tiba.

“Untung aja enggak kena kepala, Bang. Saya lewat sini hampir setiap hari mau ke pasar darurat. Nggak tahu kenapa pohon ini enggak ditebang, bahaya banget,” kata Rianti saat ditemui di lokasi.

Warga berharap pihak kelurahan maupun dinas terkait segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pemangkasan atau penebangan pohon agar tidak menimbulkan korban.

“Kami cuma minta segera ada tindakan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah warga lainnya.

Baca Juga :  Motif Pelaku Pembunuhan Dan Mutilasi Diduga Karena Sakit Hati


(red)

Berita Terkait

Kerena Utang 30 Juta Pria di Tangerang Disekap 17 Jam, Kaki dan Tangan Diikat
Judul Berita Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terlibat Korupsi MBG, Hoaks
Penyaluran Dana SPPG Dihentikan, BGN Tegaskan Hoaks
BGN Perkuat Tata Kelola dan Penajaman Sasaran Program MBG
1.400 Personel Polres Jakpus Amankan Pertandingan Fifa di SUGBK
Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Enam Motor Hasil Curian Diamankan
Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
Truk Bermuatan Besi Terperosok ke Got di Kapuk, Sopir Mengaku Mengantuk

Komentar

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:28 WIB

Judul Berita Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terlibat Korupsi MBG, Hoaks

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:18 WIB

Penyaluran Dana SPPG Dihentikan, BGN Tegaskan Hoaks

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:51 WIB

BGN Perkuat Tata Kelola dan Penajaman Sasaran Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:59 WIB

1.400 Personel Polres Jakpus Amankan Pertandingan Fifa di SUGBK

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:11 WIB

Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Enam Motor Hasil Curian Diamankan

Berita Terbaru