JAKARTA,Detikfaktual.com – Peringatan milad tokoh hukum nasional Yusril Ihza Mahendra dirayakan melalui acara peluncuran buku yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka turut hadir dalam acara tersebut bersama sejumlah pejabat, akademisi, serta perwakilan dari Pemerintah Malaysia yang diwakili oleh Duta Besar Malaysia untuk Indonesia.
Dalam kesempatan itu, beberapa buku yang mengangkat pemikiran hukum dan ketatanegaraan diluncurkan. Salah satunya berjudul “Keadilan yang Memulihkan Hak” karya Ahmadie Thaha.
Buku tersebut mengulas konsep keadilan substantif yang menitikberatkan pada pemulihan hak sebagai bagian penting dalam proses penegakan hukum di Indonesia.
Sambutan keluarga disampaikan oleh putra Prof. Yusril, Yuri Kemal Mahendra. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pemikiran dan kontribusi ayahnya telah memberikan pengaruh besar bagi bangsa dan negara, terutama dalam bidang hukum, demokrasi, dan ketatanegaraan.
Menurutnya, gagasan-gagasan Prof. Yusril tidak hanya berkembang dalam ranah akademik, tetapi juga diterapkan dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pemikiran beliau terus relevan dalam menjawab berbagai tantangan hukum dan konstitusi di Indonesia,” ujarnya.
Peringatan milad ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang dan dedikasi Prof. Yusril Ihza Mahendra dalam mengembangkan pemikiran hukum yang berlandaskan keadilan, konstitusi, serta kepentingan nasional.
(Jnl)













