Praktik Parkir di Rusun Pesakih Diduga Jadi Ladang Pungli Berpotensi Masuk Ranah Tipikor

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Detikfaktual.com – Praktik parkir mobil berbayar di kawasan Rumah Susun (Rusun) Pesakih, Jakarta Barat, diduga tidak sekadar pelanggaran administratif, tetapi berpotensi masuk ranah tindak pidana korupsi (tipikor).

Aktivitas parkir yang telah berlangsung lama itu disebut dikelola secara informal oleh oknum tertentu, dengan menarik iuran bulanan hingga ratusan ribu rupiah tanpa kejelasan dasar hukum maupun setoran resmi ke kas daerah.

Sejumlah lahan terbuka di sekitar blok rusun dimanfaatkan sebagai kantong parkir, bahkan menampung kendaraan milik pihak luar. Kondisi ini memperbesar potensi perputaran uang tunai yang tidak tercatat.

“Bukan cuma penghuni, mobil dari luar juga banyak yang dititipkan. Bayarnya beda-beda,” ujar seorang warga,(7/4/2025).

Jika benar terdapat pungutan tanpa dasar hukum dan tidak masuk sebagai pendapatan resmi, praktik ini berpotensi dikategorikan sebagai pungutan liar (pungli). Lebih jauh, apabila melibatkan aparatur atau pengelola resmi, hal tersebut dapat mengarah pada penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga :  Dor Dor Suara Tembakan, Trump di Evakuasi Saat Makan Malam White House

Dalam perspektif hukum, tindakan tersebut dapat dikaitkan dengan unsur memperkaya diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum yang merugikan keuangan negara, sebagaimana diatur dalam ketentuan tindak pidana korupsi.

Sorotan pun mengarah pada Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) sebagai pihak yang memiliki kewenangan penuh atas pengelolaan dan pengawasan lingkungan rusun. Minimnya penertiban memunculkan dugaan adanya pembiaran, bahkan tidak menutup kemungkinan keterlibatan oknum.

Selain merugikan penghuni, praktik ini juga berpotensi menyebabkan kebocoran pendapatan daerah, mengingat setiap pemanfaatan aset pemerintah semestinya tercatat dan memberikan kontribusi resmi.

Warga mendesak dilakukan audit menyeluruh oleh aparat pengawasan internal pemerintah, serta mendorong keterlibatan aparat penegak hukum untuk menelusuri aliran dana dari praktik parkir tersebut.

Penertiban dinilai mendesak agar fungsi rusun sebagai hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak berubah menjadi ruang komersialisasi ilegal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak UPRS Rusun Pesakih belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pungli maupun mekanisme pengawasan parkir di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Proses Evakuasi Sapi Stres di Tol Selama Satu Jam Akhirnya di Potong di Tempat


(Rinto/plus62co)

Berita Terkait

Pascabencana, Pemerintah Anggarkan Rp100 Triliun hingga 2028
Menteri HAM Pigai Larang Polisi Tembak Begal, Hotman Paris: Apa Anda Cocok jadi Menteri?
Komisi III DPR RI Dukung Polri Tindak Tegas Pelaku Begal
Ulama Ancam Serang Kota Isreal dan Ibu Kota Negara Teluk Persia
Peserta UKW Angkatan ke-65 Ikuti Pembekalan Profesionalisme Wartawan di Jakarta Pusat
Koalisi Pengemudi Logistik Gelar Safari Aspirasi, Pihak Kantor Staf Presiden Siap Kawal hingga Tingkat Eksekutif
Forkopimko Jakbar Gelar “Ngopi” Kamtibmas, Perkuat Sinergi Antar Istansi
Pos Jaga Satpas SIM Daan Mogot Ludes terbakar

Komentar

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:45 WIB

Pascabencana, Pemerintah Anggarkan Rp100 Triliun hingga 2028

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:33 WIB

Komisi III DPR RI Dukung Polri Tindak Tegas Pelaku Begal

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:38 WIB

Ulama Ancam Serang Kota Isreal dan Ibu Kota Negara Teluk Persia

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:14 WIB

Peserta UKW Angkatan ke-65 Ikuti Pembekalan Profesionalisme Wartawan di Jakarta Pusat

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:43 WIB

Koalisi Pengemudi Logistik Gelar Safari Aspirasi, Pihak Kantor Staf Presiden Siap Kawal hingga Tingkat Eksekutif

Berita Terbaru

Foto Istimewa Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja di Bandung

Nasional

Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja di Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:18 WIB

Sejumlah barang bukti yang diamankan dari para pelaku saat melakukan pembacokan brutal terhadap dua pemuda di kawasan Fly Over Taman Cibodas, Jatiuwung, Kota Tangerang, Jumat (22/5/2026). Dok.istw

Peristiwa

Polisi Tangkap Geng Motor Pelaku Pembacokan di Tangerang

Senin, 25 Mei 2026 - 22:24 WIB