Proyek Urukan Diduga Serobot Fasum di Kapuk Dihentikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek dikapuk diduga Serobot lahan Fasum di hentikan

Proyek dikapuk diduga Serobot lahan Fasum di hentikan

JAKARTA,Detikfaktual.comKelurahan Kapuk memanggil pihak proyek yang diduga menyerobot lahan fasilitas umum (fasum). Aktivitas pengurukan di Jalan Peternakan III, RT 004 RW 007, Cengkareng, Jakarta Barat dihentikan.

Langkah itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan warga terkait aktivitas proyek pengurukan yang diduga menggunakan area umum untuk kepentingan pembangunan.

“Kelurahan Kapuk melaksanakan Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pengaduan Pengurukan Jalan di Wilayah RT 004 RW 07 yang bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Kelurahan Kapuk,” tulis Lurah Kapuk melalui akun Instagram resmi Kelurahan Kapuk.

Baca Juga :  Berawal dari Laporan Warga, Polisi Tangkap Dua Pria Bawa Obat Terlarang di Tangerang

Dalam rapat koordinasi tersebut, pihak proyek diminta segera mengurus perizinan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kelurahan Kapuk menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan pemanfaatan lahan dan fasilitas umum agar tidak merugikan masyarakat sekitar.

“Peninggian jalan wajib sesuai dengan izin yang berlaku. Urukan jalan yang mengganggu akses masyarakat diminta segera dibongkar,”tegasnya.

Lurah Kapuk Arief Budiman juga meminta unsur RT, RW, dan LMK turut melakukan pengawasan terhadap aktivitas proyek di lokasi. Pengawasan dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan serta tidak mengganggu akses dan kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Tangerang, Tiga Tersangka Diamankan

Menurut Arief, koordinasi antara pelaksana proyek dan aparat wilayah harus dilakukan sejak awal agar kegiatan pembangunan tidak menimbulkan persoalan di lingkungan warga.

Kelurahan Kapuk juga mengimbau seluruh pihak menjaga ketertiban lingkungan dan mengedepankan komunikasi dengan aparat setempat sebelum melaksanakan kegiatan pembangunan yang bersinggungan dengan fasilitas umum.

(Ridwan)

Berita Terkait

Rumah Warga Cengkareng Timur Ludes Dilalap si Jago Merah, Lima unit Mobil Pemadam di Kerahkan
Bripka Arya Supena Gugur setelah di Tembak Pelaku Curanmor
Ada Truk Pecah Ban di Atas Flay Over Pesing, Jalan Daan Mogot Sempat terjadi Kemacetan
Polsek Pakuhaji Tangkap Pengedar Obat Keras Ilegal di Kampung Sukawali
Bangli Bermunculan di Jalan Utan Jati Kalideres akan Ditertibkan
Kadisnaker Rudi Lesmana Apresiasi Puncak Perayaan May Day 2026 di Puspemkab
Komunitas Sopir DKI Gelar Kopsan di Jakut, Perkuat Solidaritas
Menteri LH ajak Masyarakat Memilah Sampah dari Rumah

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:46 WIB

Proyek Urukan Diduga Serobot Fasum di Kapuk Dihentikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:16 WIB

Rumah Warga Cengkareng Timur Ludes Dilalap si Jago Merah, Lima unit Mobil Pemadam di Kerahkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:41 WIB

Bripka Arya Supena Gugur setelah di Tembak Pelaku Curanmor

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WIB

Ada Truk Pecah Ban di Atas Flay Over Pesing, Jalan Daan Mogot Sempat terjadi Kemacetan

Senin, 11 Mei 2026 - 16:28 WIB

Polsek Pakuhaji Tangkap Pengedar Obat Keras Ilegal di Kampung Sukawali

Berita Terbaru

Proyek dikapuk diduga Serobot lahan Fasum di hentikan

Berita

Proyek Urukan Diduga Serobot Fasum di Kapuk Dihentikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:46 WIB

Bripka (Anumerta) Arya Supena, S.H., anggota Polda Lampung, gugur setelah ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor

Berita

Bripka Arya Supena Gugur setelah di Tembak Pelaku Curanmor

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:41 WIB