Ulama Ancam Serang Kota Isreal dan Ibu Kota Negara Teluk Persia

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mousavifard menyebut Iran siap menghancurkan sejumlah pusat pemerintahan regional, termasuk Riyadh di Arab Saudi, Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, Kuwait City di Kuwait, dan Manama di Bahrain. (Foto.Istw)

Mousavifard menyebut Iran siap menghancurkan sejumlah pusat pemerintahan regional, termasuk Riyadh di Arab Saudi, Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, Kuwait City di Kuwait, dan Manama di Bahrain. (Foto.Istw)

JAKARTA,Detikfaktual.com – Ulama Iran Mohammad Nabi Mousavifard, mengancam akan menyerang Ibu kota Israel Tel Aviv serta sejumlah ibu kota negara Teluk Persia apabila musuh-musuh Teheran melakukan kesalahan strategis.

Dalam pernyataannya, Mousavifard menyebut Iran siap menghancurkan sejumlah pusat pemerintahan regional, termasuk Riyadh di Arab Saudi, Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, Kuwait City di Kuwait, dan Manama di Bahrain.

Baca Juga :  Manipulasi Status Penyelesaian Laporan JAKI Direspons Stafsus Gubernur DKI Jakarta

Ia menegaskan bahwa Teheran akan memberikan respons tegas terhadap Amerika Serikat guna membangun “pencegahan penuh” terhadap ancaman yang dianggap mengganggu kedaulatan Iran.

“Republik Islam akan merespons dengan kuat setiap tindakan agresif untuk menciptakan efek pencegahan total,” ujar Mousavifard dikutip media Iran (22/5/2026).

Selain itu, ia juga menolak berbagai seruan kompromi dengan Washington. Menurutnya, pendekatan lunak terhadap Amerika Serikat dinilai tidak sejalan dengan kepentingan strategis Iran.

Baca Juga :  Lurah Kapuk Arief Tinjau Normalisasi di RW 03, Fokus Cegah Genangan Saat Musim Hujan

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, khususnya setelah eskalasi konflik dan saling ancam antara Iran, Israel, serta negara-negara sekutu Barat di kawasan.

Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah negara-negara Teluk maupun Amerika Serikat terkait ancaman tersebut.

Berita Terkait

Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi Mulai 10 Juni 2026, BBM Subsidi Tetap
OJK Berlakukan Penyesuaian Status Tabungan dan Giro, Ini Klasifikasinya
Kerena Utang 30 Juta Pria di Tangerang Disekap 17 Jam, Kaki dan Tangan Diikat
Judul Berita Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terlibat Korupsi MBG, Hoaks
Penyaluran Dana SPPG Dihentikan, BGN Tegaskan Hoaks
BGN Perkuat Tata Kelola dan Penajaman Sasaran Program MBG
1.400 Personel Polres Jakpus Amankan Pertandingan Fifa di SUGBK
Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Enam Motor Hasil Curian Diamankan

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:29 WIB

Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi Mulai 10 Juni 2026, BBM Subsidi Tetap

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:06 WIB

OJK Berlakukan Penyesuaian Status Tabungan dan Giro, Ini Klasifikasinya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:22 WIB

Kerena Utang 30 Juta Pria di Tangerang Disekap 17 Jam, Kaki dan Tangan Diikat

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:28 WIB

Judul Berita Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terlibat Korupsi MBG, Hoaks

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:18 WIB

Penyaluran Dana SPPG Dihentikan, BGN Tegaskan Hoaks

Berita Terbaru