Propam Polri Periksa Ditressiber Polda Jawa Tengah,Setelah Viral klarifikasi Lagu Bayar Bayar Bayar

Sabtu, 22 Februari 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Propam Periksa Anggota Ditressiber Polda Jawa Tengah mengenai viral nya video klarifikasi grup band sukatani lagu Bayar Bayar Bayar.

“Halo #Sahabat Propam, kami ingin memberikan informasi terbaru mengenai band Sukatani dan lagu “Bayar Bayar Bayar” sebagai wujud bahwa Polri tidak anti kritik dan menerima masukan untuk evaluasi,”keterangan propam polri dalam akun X nya.20/2/2025.

Viral nya video mengenai klarifikasi band sukatani,Divpropam Polri telah memeriksa anggota Ditressiber Polda Jawa Tengah, pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk transparansi ditubuh POLRI.

“Kami sampaikan, sejumlah 4 (Empat) personel Subdit I Ditressiber Polda Jateng telah diperiksa oleh Subbidpaminal Bid propam Polda Jateng & di backup oleh Biropaminal Div propam Polri,”imbuhnya.

Baca Juga :  Pos Pengaduan Polda Istimewa Yogyakarta Telah Menerima 5 Laporan Penipuan Dana Umroh

Propam Polri juga menekankan bahwa polri terbuka akan kritik dari masyarakat,dan menjamin perlindungan dan keamanan bagi masyarakat yang berekpresi.

“Selain itu perlu ditegaskan bahwa kami menjamin perlindungan dan keamanan 2 (dua) personel band Sukatani.Polri terus memastikan ruang kebebasan berekpresi tetap terjaga. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan seluruh masyarakat,”tegasnya.

Sebelumnya viral menyampaikan permintaan maaf mengenai Lagu Bayar Bayar Bayar ke  kapolri dan institusi polri.

Lagu Bayar Bayar Bayar memiliki lirik yang mengkritik oknum polisi di lapangan.Dalam video yang beredar, dua personel Sukatani menyampaikan permohonan maaf yang ditujukan kepada Polri.

“Pada hari ini kamis tanggal 20 februari  kami dari grup band sukatani memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak kapolri dan institusi polri atas lagu ciptaan kami dengan judul Bayar Bayar Bayar,” ucap dua personel band sukatani.

Baca Juga :  DLH DKI Siapkan Sanksi Sosial: Wajah Pelaku Pembakaran Sampah Akan Ditayangkan di Medsos

Grub band sukatani juga telah menarik dan mencabut lagu Bayar Bayar Bayar ciptaannya dari peredaran,mereka juga menghimbau bagi pemilik akun media sosial yang masih menyimpan lagu tersebut agar dihapus dan menarik semua video yang menggunakan lagu Bayar Bayar Bayar.

“Dengan ini saya menghimbau kepada semua pengguna akun media sosial yang telah memiliki lagu kami yang dengan judul Bayar Bayar Bayar,”kata Muhammad Syifa Al Lutfi,dalam klarifikasinya

Berita Terkait

Pemkot Jakbar Layangkan SP3 ke Pihak yang Klaim Jalan di Kapuk, Penertiban Segera Dilakukan
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Apresiasi Kortastipidkor Usut Korupsi Batu Bara
Ketua PWGK Kresek Alex: Warta Kota Award 2026 Jadi Bukti Keberhasilan Program Pendidikan Pemkab Tangerang
Peredaran Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cengkareng Kian Terbuka, Warga Tergiur Harga Murah
Sudis Tamhut Lakukan Penopingan di Jalan Kali Baru Timur, SDA Segara Keruk Kali Cengkareng Drain
Ketegangan Selat Hormuz Kembali Memanas usai Kapal Kargo Diberondong di Pantai Oman
Hendra Primitif Sentil Pejabat: Jangan Minta Rakyat Taat Hukum Jika Sendiri Kebal Aturan
Soal Perizinan Penurunan TC di Jaksel Disorot, Kasatlantas Jaktim: Sudah Koordinasi dengan Jakarta Selatan

Komentar

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 04:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Apresiasi Kortastipidkor Usut Korupsi Batu Bara

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:10 WIB

Ketua PWGK Kresek Alex: Warta Kota Award 2026 Jadi Bukti Keberhasilan Program Pendidikan Pemkab Tangerang

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:08 WIB

Peredaran Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cengkareng Kian Terbuka, Warga Tergiur Harga Murah

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:30 WIB

Sudis Tamhut Lakukan Penopingan di Jalan Kali Baru Timur, SDA Segara Keruk Kali Cengkareng Drain

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:31 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Kembali Memanas usai Kapal Kargo Diberondong di Pantai Oman

Berita Terbaru