Iran Hentikan Serangan Rudal ke Negara Tetangga, Pezeshkian: Kecuali Jika Diserang Terlebih Dahulu

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Foto Istimewa Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Internasional,Detikfaktual.com – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan pemerintah telah menginstruksikan angkatan bersenjata untuk menghentikan serangan rudal terhadap negara-negara tetangga, kecuali jika serangan terhadap Iran berasal dari wilayah negara tersebut. Arahan itu disampaikan melalui pesan video yang dipublikasikan pada Sabtu.

Pezeshkian mengatakan keputusan tersebut diambil setelah dibahas dan disetujui oleh dewan kepemimpinan sementara Iran. Menurutnya, kebijakan baru itu dimaksudkan untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

“Dewan kepemimpinan sementara kemarin menyetujui bahwa negara-negara tetangga tidak boleh lagi dijadikan sasaran dan rudal tidak boleh ditembakkan kecuali serangan terhadap Iran berasal dari negara-negara tersebut,” kata Pezeshkian dalam pernyataannya dilansir iraninternasiol,(7/3/2026).

Baca Juga :  Kuota Kontainer Tol Laut Surabaya–Sangihe Dipertanyakan, Operator dan Pemda Saling Lempar

 


Ia mengakui sebelumnya angkatan bersenjata Iran memiliki kewenangan luas dalam melakukan serangan. Namun pemerintah kini menegaskan bahwa kebijakan tersebut telah diubah sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan regional.

“Angkatan bersenjata selama ini bertindak dengan semacam wewenang ‘tembak sesuka hati’, tetapi mereka sekarang telah diberitahu bahwa mulai sekarang mereka tidak boleh menyerang negara-negara tetangga atau menargetkan mereka dengan rudal,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Pezeshkian juga menyampaikan permintaan maaf secara pribadi atas situasi yang terjadi. Ia sekaligus mengingatkan kelompok-kelompok di kawasan agar tidak memanfaatkan kondisi tersebut untuk melakukan serangan terhadap Iran.

“Kepada kelompok-kelompok di negara-negara tetangga yang mungkin berpikir untuk menggunakan kesempatan ini untuk menyerang wilayah kita, saya menyampaikan pesan ini: jangan menjadi alat imperialisme,” kata dia.

Komentar itu muncul setelah pada hari yang sama dilaporkan terjadi ledakan di Bandara Internasional Dubai serta suara ledakan keras yang terdengar di Abu Dhabi. Insiden tersebut memicu kekhawatiran meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.

Pezeshkian juga menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya menegaskan bahwa setiap kesepakatan dengan Iran harus disertai “penyerahan tanpa syarat”. Menanggapi hal itu, Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan tunduk pada tekanan tersebut.

“Mereka akan membawa mimpi itu sampai ke liang kubur jika mereka berpikir kita akan menyerah tanpa syarat,” tegasnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pacu Percepatan, Swasembada Pangan Tercapai dalam Satu Tahun

(Maulana)

Berita Terkait

Kemenkum RI: Hari Bumi Jadi Momentum Perkuat Regulasi dan Kepatuhan Lingkungan
BAZNAS Jakbar Bedah Rumah Warga Kapuk, Lurah Arief Menyampaikan Apresiasi
Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Lampaui Target Pemerintah
Polri Terima Hibah Lahan untuk Pembangunan Mako Brimob di Sulawesi Tenggara
Pertemuan di Istana, Prabowo dan Luhut Matangkan Kebijakan Ekonomi dan Investasi
Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis di Sultra, Ini Speknya
Sepolwan Peringati Hari Kartini 2026, Teguhkan Integritas dan Profesionalisme Personel
Selvi Gibran: Perjuangan Kartini Harus Terus Dijaga dan Digaungkan di Era Modern

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:32 WIB

Kemenkum RI: Hari Bumi Jadi Momentum Perkuat Regulasi dan Kepatuhan Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 13:21 WIB

BAZNAS Jakbar Bedah Rumah Warga Kapuk, Lurah Arief Menyampaikan Apresiasi

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Lampaui Target Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 - 10:34 WIB

Polri Terima Hibah Lahan untuk Pembangunan Mako Brimob di Sulawesi Tenggara

Selasa, 21 April 2026 - 21:05 WIB

Pertemuan di Istana, Prabowo dan Luhut Matangkan Kebijakan Ekonomi dan Investasi

Berita Terbaru