Jembatan Gantung Kecamatan Kalang Anyar, Sangat Memprihatinkan

Senin, 7 April 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto:  warga memperbaiki Jembatan gantung yang  memprihatinkan

foto: warga memperbaiki Jembatan gantung yang memprihatinkan

Lebak – Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Cilangkap dengan Desa Tambak Raya Kecamatan Kalang anyar Kabupaten Lebak Provinsi Banten,kondisinya sangat memprihatinkan.

Jembatan gantung yang memprihatinkan itu di keluhkan warga, pasalnya selama bertahun-tahun, akses warga desa ini hanya mengandalkan jembatan gantung yang rusak.

Jembatan gantung ini menjadi satu-satunya akses bagi masyarakat setempat untuk beraktivitas, warga berharap jembatan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan dapat perhatian serius dari pemerintah.

Ditengah yang kondisi yang memprihatinkan warga terus berjibaku bergotong royong menggunakan swadaya masyarakat untuk memperbaiki jembatan yang rusak.

Meskipun perbaikan Jembatan Gantung tersebut idealnya merupakan tanggung jawab pemerintah.
Namun Melihat kondisinya semakin Memprihatinkan banyak warga yang merasa perlu bertindak sementara ketika keadaan mendesak dan pemerintah belum memberikan solusi, warga berharap jembatan gantung ini di perbaiki.

“Harapan saya jembatan ini di ganti agar benar-benar rapih, walaupun tidak di ganti minimal di perbaiki di tambal agar masyarakat bisa nyaman untuk menggunakan jembatan ini,”kata Pendi,pada awak media(7/4/2025).

Perbaikan Jembatan gantung yang sudah rapuh penuh karat di perbaiki menggunakan anggaran dari swadaya masyarakat, hal ini menunjukkan bahwa dana untuk proyek tersebut berasal dari sumbangan atau bantuan sukarela yang di berikan oleh individu atau organisasi, bukan dari anggaran pemerintah atau instansi terkait.

“Sementara kita perbaiki jembatan gantung ini kita tambal yang bolong di las agar sementara bisa di lewati masyarakat, namanya anggaran tenaga dari masyarakat ya sementara”tambahnya.
(Rdw)


Baca Juga :  Tekad Gajah Mada Menyatukan Nusantara Dalam Sumpah Palapa

Berita Terkait

BAZNAS Jakbar Bedah Rumah Warga Kapuk, Lurah Arief Menyampaikan Apresiasi
Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Lampaui Target Pemerintah
Polri Terima Hibah Lahan untuk Pembangunan Mako Brimob di Sulawesi Tenggara
Pertemuan di Istana, Prabowo dan Luhut Matangkan Kebijakan Ekonomi dan Investasi
Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis di Sultra, Ini Speknya
Sepolwan Peringati Hari Kartini 2026, Teguhkan Integritas dan Profesionalisme Personel
Selvi Gibran: Perjuangan Kartini Harus Terus Dijaga dan Digaungkan di Era Modern
Viral! Seorang Pria Menukarkan Uang Rp65 Juta yang Terbakar di BI, Ini Syarat dan Ketentuannya

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:21 WIB

BAZNAS Jakbar Bedah Rumah Warga Kapuk, Lurah Arief Menyampaikan Apresiasi

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Lampaui Target Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 - 10:34 WIB

Polri Terima Hibah Lahan untuk Pembangunan Mako Brimob di Sulawesi Tenggara

Selasa, 21 April 2026 - 21:05 WIB

Pertemuan di Istana, Prabowo dan Luhut Matangkan Kebijakan Ekonomi dan Investasi

Selasa, 21 April 2026 - 20:08 WIB

Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis di Sultra, Ini Speknya

Berita Terbaru

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat meresmikan 17 jembatan perintis di Sulawesi Tenggara (Dok.Polri)

Berita

Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis di Sultra, Ini Speknya

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:08 WIB