Korban Kecelakaan KAI Berhasil Dievakuasi, Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Tertinggal

Selasa, 28 April 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa investigasi penyebab kecelakaan diserahkan sepenuhnya kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa investigasi penyebab kecelakaan diserahkan sepenuhnya kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi

BEKASI,Detikfaktual.com – Kepala Basarnas, Muhammad Syafii, memastikan proses evakuasi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur berjalan lancar dan tuntas dalam waktu 12 jam.

Tim gabungan berhasil menyelamatkan lima korban terakhir yang sempat terjepit di bawah material rangkaian kereta.

“Saya pastikan sudah tidak ada korban yang kita temukan. Namun, dalam proses pembersihan bangkai kereta, jika ditemukan bagian tubuh sekecil apa pun, akan ditangani sesuai prosedur,” ujar Syafii kepada awak media, Selasa (28/4/2026).

Syafii juga menjawab pertanyaan terkait keterlambatan evakuasi bagian lokomotif. Ia menjelaskan, terdapat korban yang membutuhkan penanganan khusus sebelum material berat dipindahkan.

Baca Juga :  Komisi III DPR RI Dukung Polri Tindak Tegas Pelaku Begal

“Saat itu ada lima korban dalam kondisi terjepit, sehingga kami harus melakukan ekstrikasi agar bisa diselamatkan tanpa memperparah kondisi,” jelasnya.

Ekstrikasi merupakan teknik penyelamatan dengan metode pemotongan (cutting) dan pengangkatan (lifting) material untuk membebaskan korban dari jepitan logam.

Saat ini, sisa rangkaian kereta masih dalam proses penarikan dari jalur rel. Jalur hilir telah dibuka, namun perjalanan kereta api jarak jauh masih mengalami gangguan.

Sebanyak 25 perjalanan kereta tercatat mengalami keterlambatan, sementara 27 perjalanan lainnya batal berangkat akibat proses normalisasi jalur.

Baca Juga :  Kapan Perayaan Imlek,Atau Tahun Baru China Ada Di Indonesia?

PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga akan melakukan pengembalian dana bagi penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan.

Untuk penanganan lanjutan, posko tanggap darurat disiagakan selama 14 hari di Bekasi dan Stasiun Gambir. Layanan call center 121 juga dibuka guna memberikan informasi kepada keluarga korban.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa investigasi penyebab kecelakaan diserahkan sepenuhnya kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kami tidak ingin berspekulasi. Proses investigasi harus berjalan sesuai prosedur,” tegasnya.*

 

(Rwn)

Berita Terkait

Langgar Perbup, Truk Tanah Berkeliaran di Kabupaten Tangerang
Saldo DANA Berkurang Misterius, Pengguna Geram Layanan Bantuan dibuat Otomatis
Polemik Pembakaran Sampah di Cengbar, Pemred Targetberita Tempuh Jalur Hukum atas Pernyataan RW 07
Usai Viral Ojol, Dishub DKI Bakal Tunggu 5 Menit Sebelum Penindakan
Pemerintah Berpegang pada Regulasi, Tuntutan Warga Kebon Sayur Belum Bisa Dipenuhi
Kronologi Truk Tronton Bermuatan Besi Amblas di Kapuk Raya
Warga Kebon Sayur Demo di Kelurahan Kapuk, Tuntut Pengakuan Resmi atas Permukiman yang Dihuni Sejak 1972
Lansia Nyaris Jadi Korban Penculikan di PIK, Polisi Buru Pelaku yang Terekam CCTV

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:14 WIB

Langgar Perbup, Truk Tanah Berkeliaran di Kabupaten Tangerang

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:51 WIB

Saldo DANA Berkurang Misterius, Pengguna Geram Layanan Bantuan dibuat Otomatis

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:47 WIB

Polemik Pembakaran Sampah di Cengbar, Pemred Targetberita Tempuh Jalur Hukum atas Pernyataan RW 07

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:28 WIB

Usai Viral Ojol, Dishub DKI Bakal Tunggu 5 Menit Sebelum Penindakan

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:39 WIB

Pemerintah Berpegang pada Regulasi, Tuntutan Warga Kebon Sayur Belum Bisa Dipenuhi

Berita Terbaru

Foto ilustrasi kendaraan Truk ODOL

Otomotif

ETLE HUB mulai Awasi ODOL, Pelanggaran Terdeteksi Otomatis

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:09 WIB